Kalau kita lihat tidak sedikit remaja yang salah jalan dalam
pergaulannya, terbukti, banyaknya remaja yang terjerat dalam pemakaian
narkoba, seks bebas, aborsi, serta tindak keras laiinya. tetapi selain
itu banyak juga remaja yang menggunakan kreativitasnya sebagai remaja
yang berprestasi di lingkup keluarga, sekolah maupun lingkungan luar.
Pada
masa remaja, banyak hal yang baru yang di lakukan, bersifat
menggairahkan, karena hal hal baru yang mereka alami merupakan tanda
tanda menuju kedewasaan mereka.Banyak ahli psikologi yang menyatakan bahwa
masa remaja merupakan masa yang penuh masalah, penuh gejolak, penuh
risiko (secara psikologis), over energi, dan lain sebagainya, yang
disebabkan oleh aktifnya hormon-hormon tertentu.Demi alasan solidaritas, sebuah geng sering
kali memberikan tantangan atau tekanan-tekanan kepada anggota
kelompoknya (peer pressure) yang terkadang berlawanan dengan hukum atau
tatanan sosial yang ada. Tekanan itu bisa saja berupa paksaan untuk
menggunakan narkoba, mencium pacar, melakukan hubungan seks, melakukan
penodongan, bolos sekolah, tawuran, merokok, corat-coret tembok, dan
masih banyak lagi.Secara individual, remaja sering merasa tidak nyaman
dalam melakukan apa yang dituntutkan pada dirinya. Namun, karena
besarnya tekanan atau besarnya keinginan untuk diakui, ketidak berdayaan
untuk meninggalkan kelompok, dan ketidak mampuan untuk mengatakan
"tidak", membuat segala tuntutan yang diberikan kelompok secara terpaksa
dilakukan. Lama kelamaan prilaku ini menjadi kebiasaan, dan melekat
sebagai suatu karakter yang diwujudkan dalam berbagai prilaku negatif.
Prinsipnya, perilaku kelompok itu bersifat
menular.Motivasi dalam kelompok (peer motivation) adalah salah satu
contoh energi yang memiliki kekuatan luar biasa, yang cenderung
melatarbelakangi apa pun yang remaja lakukan. Dalam konteks motivasi
yang positif, seandainya ini menjadi sebuah budaya dalam geng,
barangkali tidak akan ada lagi kata-kata "kenakalan remaja" yang
dialamatkan kepada remaja. Lembaga pemasyarakatan juga tidak akan lagi
dipenuhi oleh penghuni berusia produktif, dan di negeri tercinta ini
akan semakin banyak orang sukses berusia muda. Remaja juga tidak perlu
lagi merasakan peer pressure, yang bisa membuat mereka stres.Secara
teori diatas, remaja akan menjadi pribadi yang diinginkan masyarakat.
Tetapi tentu saja hal ini tidak dapat hanya dibebankan pada kelompok
ataupun geng yang dimiliki remaja. Karena remaja merupakan individu yang
bebas dan masing-masing tentu memiliki keunikan karakter bawaan dari
keluarga.
Tetapi, masa remaja memang merupakan masa
dimana seseorang belajar bersosialisasi dengan sebayanya secara lebih
mendalam dan dengan itu pula mereka mendapatkan jati diri dari apa yang
mereka inginkan.Hingga, terlepas dari itu semua, remaja merupakan masa
yang indah dalam hidup manusia, dan dalam masa yang akan datang, akan
menjadikan masa remaja merupakan tempat untuk memacu landasan dalam
menggapai kedewasaan.

Remaja tuh emang ga bisa ditebak, labil terus.. wkwkk
BalasHapusmasukan baru nih
BalasHapushaha thanks gan :)
Hapussughoii sughoii
BalasHapusababil #abglabil wkwk
BalasHapus